Sahabat / menginjak hari ke 16 serangan Israel laknatullah/ telah menyebabkan 906 jiwa syahid menghadap Allah dan 4100 orang terluka// Padahal/ Dewan Keamanan PBB telah menetapkan Resolusi nomor 1860 pada tanggal 8 Januari 2009 lalu// Namun Israel memang bangsa yang bebal/ bahkan pasca keluarnya resolusi tersebut mereka melancarkan serangan lebih dari 50 serangan udara di Gaza// Serangan tersebut mereka namai sebagai layanan darurat Palestina/ yang kenyataannya hanya menambah jumlah korban warga sipil sebanyak 12 orang//
Menengok pada proses munculnya resolusi tersebut/ memang sudah nampak indikasi standar ganda yang diterapkan negara yang menyebut diri polisi dunia// Ya/ Amerika Serikat sebagai sekutu setia Israel memang tidak menggunakan hak vetonya/ namun AS-lah satu-satunya anggota DK PBB yang abstain dalam proses pengambilan keputusan resolusi tersebut// Memang tidak aneh bagi Amerika/ sebagai sebuah negara yang memiliki hutang sekitar 28 triliun rupiah akibat pertempuran di Irak// Hutang terhadap lobby Yahudi pendukung Zionisme//
Sahabat / dengan back up Amerika/ Israel semakin congkak memuntahkan rudal-rudalnya/ meski mereka berdalih mempertahankan diri dari serangan/ atau melawan teroris// Namun siapa sesunguhnya teroris/ Hamas?// Salahkah jika rakyat yang tertindas oleh kekejaman/ dan penyerobotan tanah air dan warisan suci umat Islam bergerak melakukan perlawanan// Hamas dengan kekuatan seadanya/ dapat bertahan lebih dari 10 hari gempuran bertubi-tubi Israel laknatullah// Tidak mengherankan/ sebab/ salah kekuatan Hamas adalah dukungan rakyat/ sehingga dapat bertahan dan membela rakyatnya//
Sahabat / Hamas mendapat dukungan rakyat Palestina/ namun ternyata di khianati bangsa sendiri// Ketika serangan terjadi bertubi-tubi/ PLO dan Fatah hanya berdiam diri/ seakan mendapat kesempatan balas dendam atas kekalahan dalam pemilu 2006 yang hanya memperoleh// Sekali lagi/ salahkan bila Hamas menolak resolusi yang mengharuskan gencatan senjata/ sedangkan Israel terus membabi buta?// Mungkin resolusi sudah menjadi mandul sebagaimana PBB yang menjadi mandul karena Amerika?// Wallahua’lam Bishowab///
Edisi Senin, 12 Januari 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar