Jumat, 13 Maret 2009

Genjatan senjata, diplomasi munafik yahudi

Sahabat / setelah 22 hari Israel laknatullah menggempur wilayah Gaza/ dan menimbulkan korban lebih dari 1200 orang meninggal di pihak Palestina/ dan hanya 14 orang dari pihak Israel/ akhirnya Perdana Menteri Ehud Olmert mengumumkan genjatan senjata sepihak// Olmert menyatakan/ tujuan pihaknya telah tercapai/ sebab Hamas secara militer dan dari segi prasananya sangat terpukul// Namun/ Olmert menjelaskan/ keberhasilan gencatan senjata tersebut tergantung pada Hamas// Jika kaum militan masih melanjutkan serangan roket-roketnya ke Israel/pihaknya akan membalasnya dengan kekerasan// Sebuah bentuk lain/ dari kemunafikan bangsa yahudi/ sebab merekalah yang sejak awal menyulut pertumpahan darah//

Ya hanya bahasa kekerasan yang Israel pahami/ bagaimana tidak beberapa jam setelah menyatakan gencatan senjata// Seorang pemuda Palestina berusia 20 tahun ditembak tepat di dadanya/ ketika sedang melakukan perjalanan dengan naik kendaraan di dekat kota kecil Khan Yunis/ dekat perbatasan jalur Gaza dengan Israel// Bahkan sebuah bukti lagi/ bahwa zionis terlaknat tersebut tidak akan berhenti melakukan kekerasan/ adalah dengan ditemukannya 95 jenazah warga sipil Palestina ditengah reruntuhan bangunan di jalur Gaza//

Sahabat / gencatan senjata hanya sebuah diplomasi munafik kaum zionis// Setelah meluluh lantakan bumi para nabi/ ribuan penduduk dunia melakukan aksi kecaman terhadap tindakan genosida terhadap bangsa Palestina// Bahkan beberapa Negara dengan tegas memutuskan hubungan diplomatik dan mengusir duta besar Israel// Tekanan semakin kuat ketika/ PBB mengeluarkan resolusi nomor 1860/ yang menyebabkan kacung setianya Amerika Serikat/ hanya mampu diam seribu bahasa menanggapi kerasnya kecaman negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB// Padahal sebelumnya AS selalu berhasil menggunakan hak vetonya/ sebagai bukti standar ganda negara adikuasa/ yang mendeklarasikan sebagai polisi dunia//

Sahabat / entah sudah berapa banyak janji-janji perdamaian semu penuh lipstick/ yang ditawarkan Israel laknatullah// Namun tetap saja yang berbicara adalah/ bahasa kekerasan dengan moncong senjata yang mengarah ke dada anak-anak kecil bertelanjang dada dengan batu ditangan/ dan sebuah keyakinan pertolongan Allah akan datang// Jika Yahudi terlaknat hanya memahami bahasa kekerasan/ maka semoga setiap tetes darah para syuhada yang membasahi bumi Palestina/ akan memunculkan syuhada setangguh Shalahudin Al Ayubi yang akan merebut kembali kemerdekaan Palestina// Amin../ Amin../ Ya Robbal Alamin///

Edisi Senin, 19 Januari 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar