Jumat, 13 Maret 2009

Pemilih pemula sasaran empuk parpol

Sahabat / Menjadikan para pemilih pemula sebagai pendulang suara terbanyak merupakan strategi pemenangan Pemilu yang dilakukan oleh partai-partai besar// Partai-partai yang sangat fokus untuk menjadikan pemilih pemula sebagai target empuk untuk dipengaruhi antara lain/ Partai Keadilan Sejahtera/ Partai Persatuan Bangsa/ Golkar/ Partai Gerindra/ PDI Perjuangan/ serta Partai HANURA// Tidak salah memang menjadikan pemilih pemula sebagai objek pemilu/ tetapi yang perlu diwaspadai adalah cara para parpol dalam segi memanfaatkan pemilih pemula sebagai pintu kemenangan//

Dalam undang-undang pemilihan umum/ pemilih pemula adalah mereka yang telah berusia 17-21 tahun/ yang telah memiliki hak suara dalam pemilu// Pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih pastilah belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan ke mana mereka harus memilih// Namun Sahabat / tinggal beberapa bulan lagi pemilihan Umum dilaksanakan/ ternyata sosialisasi Pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum kepada para pemilih pemula masih sangat lambat bahkan belum merata//

Selain itu sahabat / Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat –Jeirry Sumampouw mengatakan/ hingga kini rencana Komisi Pemilihan Umum mensosialisasikan Pemilu 2009 bagi pemilih pemula hingga ke Sekolah belum terlaksana// Jika sosialisasi pemilu tidak maksimal/ maka di satu sisi para pemilih pemula akan merasa diasingkan serta kurang pemahaman mengenai arti penting memilih/ sehingga mereka memutuskan untuk golput// Di sisi yang lain para pemilih pemula akan dimobilisasi peserta pemilu dalam kampanye massal/ akibatnya pilihan mereka tidak berdasarkan kesadaran politik yang dalam// Yang mana nantinya lagi-lagi para pemilih pemula menjadi sasaran empuk eksploitasi Politik//

Sahabat / Pemilu merupakan pesta Demonstrasi/ pesta semua rakyat menuju bangsa yang lebih baik// Sehingga perlu suatu metode yang tepat untuk mewujudkan demonstrasi yang sebenar-benarnya// Salah satunya yaitu dengan meminimalisir adanya golput dan juga eksploitasi politik yang terjadi di kalangan pemilih pemula// Karena walau bagaimanapun/ pemilih pemula adalah tulang punggung bangsa/ penerus bangsa yang harus di didik/ bukannya diracuni dengan berbagai iming-iming kampanye partai yang mengedepankan hawa nafsu/ untuk menduduki kursi di parlemen// Kalau hal tersebut sampai terjadi/ mau dikemanakan bangsa ini kelak dengan generasi mudanya yang sudah terkontaminasi oleh kotornya politik//

Dengan demikian sahabat / menjelang Pemilu 2009/ edukasi dan sosialisasi yang diarahkan kepada pemilih pemula sangat penting dilakukan/ selain dalam rangka pendidikan politik sejak dini/ melainkan juga sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih// Oleh sebab itu/ KPU beserta instansi yang terkait haruslah lebih peduli dan memerhatikan aspirasi para pemilih pemula sehingga mereka dapat benar-benar menjadikan Pemilu sebagai proses pembelajaran untuk berdemokrasi dalam menentukan nasib bangsa yang lebih baik dengan mimiluh para calon legislative dan partai politik yang benar-benar dapat membawa Indonesia kepada bangsa yang makmur/ adil dan sejahtera/ tidak menjadikan bansa Indonesia lebih buruk lagi// Wallahu’alam Bishowab///


Edisi Sabtu, 14 Februari 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar